
Fenomena langka terjadi di alam terbuka yang satu ini. Air pada danau ini mengandung zat-zat yang berbahaya yang datang dari tambang disekitarnya. Pencemaran besar-besaran menimpa danau ini, dimana danau ini mengandung pH konstan sebesar 9 hingga 10,5, yang merupakan tingkatan tinggi dari kandungan alkali yang bisa Anda pakai untuk mengawetkan mayat atau mungkin makhluk yang masih hidup sekaligus.
Selain itu, suhu yang terdapat di danau ini juga kurang bisa dicerna dengan akal sehat. Bayangkan saja, suhu di danau ini mencapai 60 derajat celcius. Apa Anda bisa membayangkan untuk berenang disana? Rasanya tidak mungkin, karena bisa saja kematian akan segera menjemput. Seperti para binatang yang berada disana, yang masih awet dalam keadaannya yang sudah mati.
Seorang penulis yang juga seorang fotografer bernama Nick Brandt menggambarkan situasi yang terjadi di Lake Natron dalam buku barunya yang berjudul Across the Ravaged Land. Foto-foto bertemakan "kehidupan abadi" bisa Anda lihat dari karya milik Nick Brandt yang satu ini. Mencengangkan. Ya, sangat mencengangkan.
Keadaan alam yang bisa dikatakan "mengerikan" bisa Anda lihat dalam foto-foto ini. Dimana para makhluk hidup terutama unggas yang sudah tidak bernyawa masih tetap utuh dari segi jasadnya. Sebuah bukti kengerian yang ada di dunia, dimana seharusnya manusia memperhatikan keadaan alam disekitarnya, bukaan hanya berkutat dengan kepentingan pribadinya. Apalagi jika kepentingan pribadinya mengganggu stabilitas alam disekitarnya. Seperti yang terjadi di daerah ini.






source: talkmen.com
0 komentar:
Posting Komentar